Memastikan Tidak Ada Masalah Dengan Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan

perkembangan bayi usia 2 bulan

perkembangan bayi usia 2 bulan

Apakah ibu benar-benar memperhatikan perkembangan bayi usia 2 bulan? Sudah sejauh mana tumbuh kembang sang buah hati ibu di usianya yang menginjak 2 bulan?

Banyak orang tua yang hanya mengetahui bagaimana cara merawat bayi. Ada juga yang hanya ingin fokus mencari tahu bagaimana cara agar ASI bisa keluar dengan lancar. Mereka tidak memperhatikan apakah gizi yang didapatkan dari ASI bisa diserap dengan baik oleh tubuh si kecil atau tidak.

Ukurannya jelas. Jika gizi yang bayi dapatkan dari ASI diserap dengan baik, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan perkembangan bayi 2 bulan. Jadi, sebenarnya tidak ada hal sulit yang harus dilakukan oleh orang tua. Ibu sebagai orang tua hanya perlu tahu apa yang sudah bisa dilakukan oleh si kecil dan apakah itu sesuai dengan tahap perkembangan bayi saat usianya menginjak 2 bulan.

Apa Saja Yang Bisa Dilakukan Bayi 2 Bulan?

Ada satu hal penting yang harus ibu pahami sebagai orang tua. Tahap perkembangan bayi harus dilewati dengan baik. Keterlambatan perkembangan akan mengakibatkan keterlambatan perkembangan selanjutnya. Jadi, penting sekali bagi ibu untuk mengetahui tahap demi tahap perkembangan bayi.

Terutama mengenai tahap tumbuh kembang bayi 2 bulan, ibu seharusnya menaruh perhatian secara khusus. Mengapa? Karena pada tahap ini, kekuatan fisiknya sudah mulai terlihat. Dan ini secara tidak langsung berpengaruh kepada bagaimana si kecil mampu belajar untuk duduk sendiri ketika usianya menginjak bulan atau mulai belajar merangkak ketika usianya 6 bulan. Dan tentunya akan berimbas pada tumbuh kembangnya mendatang.

Perkembangan kekuatan fisik bayi usia 2 bulan bisa dilihat dari bagaimana si kecil sudah mampu mengangkat kepalanya sendiri. Karena itu, sudah tidak sulit bagi bayi ibu untuk tengukap dan kembali membaringkan tubuhnya kembali.

Otot leher dan juga punggungnya sudah sangat kuat. Dengan demikian, ia tidak hanya bisa tengkurap. Pada saat itu, si kecil juga mulai mengangkat badannya dengan menggunakan kedua tangannya.

Apakah sudah muncul tanda-tanda tersebut pada bayi ibu ketika usianya sudah mencapai 2 bulan? Tentu saja perkembangan bayi usia 2 bulan berbeda-beda satu sama lain. Jadi, ibu tidak boleh khawatir jika ternyata belum ada tanda-tanda bayi ibu melakukan hal tersebut. Akan tetapi, bukan berarti ibu tidak boleh melakukan upaya agar si kecil bisa melewati masa tumbuh kembang dengan baik.

Ibu Bisa Membantu Memaksimalkan Tumbuh Kembang Bayi

Siapa lagi jika bukan ibu yang memiliki peran penting untuk memaksimalkan perkembangan sang buah hati. Sayangnya, tidak banyak ibu yang tahu bagaimana caranya. Berikut ini beberapa hal yang bisa ibu lakukan.

  • Rajin Ke Baby Spa

Senang sekali mendengar sudah banyak sekali baby spa. Layanan ini kini tidak hanya bisa didapatkan di kota-kota besar saja. Sekarang, sudah banyak therapist yang membuka usaha baby spa. Dan di sisi lain, sudah tinggi juga kesadaran orang tua pentingnya merawat bayi dengan cara yang tepat. Salah satunya dengan membawa si kecil ke tempat baby spa.

Apa pentingnya baby spa? Tentunya perawatan ini sangat penting untuk perkembangan bayi 2 bulan. Ada massage yang dilakukan oleh therapist yang sudah profesional. Tubuh si kecil akan di massage dengan harapan otot-ototnya tidak tegang sehingga bisa berkembang dengan baik. Massage ini juga diperlukan agar bayi ibu tidak merasa kelelahan. Terkadang, bayi tidak bisa tidur dengan lelap di malam. Ada juga bayi yang sering menangis dan rewel. Bukan tidak mungkin ada masalah pada ototnya karena pada usianya yang ke 2 bulan, bayi sudah mulai bergerak. Karena ototnya tegang, maka ia merasa kurang nyaman. Ia akan rewel, sering menangis, dan susah tidur.

Selain massage, ada juga terapi lainnya, seperti berenang di kolam renang hangat dan terapi uap. Berenang akan membuat pertumbuhan si kecil lebih baik, terutama perkembangan tulangnya. Dan ternyata, berenang membuat bayi merasa percaya diri. Pasalnya, ia bisa mampu beradaptasi dengan kondisi yang berbeda, yaitu berada di kolam renang.

Berbeda dengan terapi uap. Biasanya, ini dilakukan ketika bayi mengalami masalah kesehatan seperti iritasi, sedang pilek, dan lain sebagainya. Jadi, terapi ini penting dan lebih baik daripada memberikan obat ketika si kecil sedang sakit. Memang, dalam melakukan terapi uap, digunakan obat tertentu. Namun, obat tersebut tidak berbahaya bagi si kecil.

  • Memastikan Si Kecil Mendapatkan ASI Eksklusif

Kenapa harus ASI? Bukannya susu formula juga mengandung nutrisi yang sama? Betul. Bahkan, susu formula selalu diperbaharui agar bisa memberikan nutrisi yang sama persis dengan apa yang terkandung di dalam ASI. Namun, sepertinya hal tersebut tidak akan mungkin terjadi. Di dalam ASI, terdapat zat yang bernama antibodi. Inilah kandungan yang tidak dapatkan di dalam ASI.

Antibodi di dalam ASI inilah yang sangat mempengaruhi tumbuh kembang bayi 2 bulan. Dengan mendapatkan antibodi yang cukup dari ASI, maka si kecil tidak akan mudah sakit sehingga ia bisa tumbuh dengan lebih optimal dan maksimal.

Jadi, sangat disayangkan jika ada seorang ibu yang tidak berusaha memberikan ASI eksklusif. Yang seorang ibu seharusnya lakukan adalah memastikan bayi hanya mendapatkan ASI hingga usia 6 bulan. Setelah itu, si kecil bisa mendapatkan asupan gizi dari makanan. Ada yang disebut dengan program MPASI atau makanan pendamping ASI.

Semoga informasi mengenai perkembangan bayi usia 2 bulan membuat ibu semakin tahu apa yang terbaik untuk ibu lakukan untuk si kecil.

About Santiago Byas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *