Sudah Tepatkah Ibu Mendukung Perkembangan Bayi 10 Bulan?

perkembangan bayi 10 bulan

Apa yang menakjubkan dari perkembangan bayi 10 bulan? Secara umum, bayi yang usianya sudah mencapai 10 bulan mulai belajar berdiri walaupun masih harus berpegangan entah pada kursi, meja, atau tangan ibu. Pada saat itu, ia juga mulai belajar melangkahkan kaki. Ia belajar berjalan.

Senang sekali kan bu melihat perkembangan anak seperti ini? Biasanya, jika sudah terlihat adanya perkembangan seperti ini, ibu akan berusaha membantu agar perkembangannya lebih optimal. Ibu ingin sekali melihat si kecil bisa tegak berdiri dan bahkan bisa mulai belajar berjalan.

Sayangnya, niat baik tersebut jika tidak didasari dengan pengetahuan, maka hasilnya juga buruk. Bukannya bayi ibu semakin kuat berdiri dan mulai bisa berjalan, tapi justru sebaliknya. Hal ini disebabkan kesalahan yang tidak ibu sadari.

Kesalahan Orang Tua Yang Tidak Disadari

Semoga saja ibu bukan satu dari sekian banyak orang tua yang melakukan kesalahan berikut ini:

  • Membelikan Baby Walker

Sekarang ini, semakin banyak merk baby walker. Tidak itu saja. Semakin variatif juga desain baby walker yang ditawarkan sekarang ini. Namun, bukan itu yang terpenting. Yang ibu harus jawab adalah apa tujuan ibu membelikan baby walker? Ibu pasti mengaggap alat ini bisa membuat si kecil lebih cepat berjalan, bukan? Padahal justru sebaliknya. Alat ini menghambat perkembangan bayi usia 10 bulan, terutama ketika ia mulai belajar berjalan.

Menurut ahli perkembangan anak, baby walker membuat perkembangan otot kaki tidak maksimal. Pasalnya, ketika anak ibu berdiri dan belajar berjalan, tubuhnya ditopang oleh alat, bukan kakinya sendiri. Jadi, yang seharusnya otot bekerja menopang tubuh saat berdiri dan berjalan, tugas ini digantikan oleh alat. Akibatnya, otot tidak berkembang menjadi semakin kuat dan kuat lagi karena tidak dilatih.

Tidak itu saja. Anak ibu juga tidak terlatih untuk berjalan sendiri jika ia sudah terbiasa menggunakan baby walker. Jadi, sangat disarankan agar ibu membiarkan si kecil berkembang secara alami. Sesekali ibu bisa memegang tangannya untuk membuatnya berdiri dan belajar jalan. Biarkan otot-ototnya semakin kuat, terutama otot kaki. Inilah yang terpenting untuk tumbuh kembang bayi ketika ia mulai belajar berdiri dan berjalan.

Ibu masih ingin membeli baby walker? Jika masih sekedar niat, ada baiknya ibu membatalkan rencana tersebut.

  • Memakaikan Sepatu

Bagi pasangan yang baru memiliki anak pertama, mereka senang sekali untuk membelikan sesuatu untuk sang buah hati mereka. Apakah itu juga yang ibu alami? Boleh saja ibu membelikan barang untuk si kecil. Akan tetapi, pastikan barang tersebut benar-benar bermanfaat.

Jika ibu sudah membelikan sepatu, sebaiknya ibu tidak perlu memaikannya terus menerus saat si kecil mulai belajar berjalan. Sepatu justru menghambat tumbuh kembang bayi 10 bulan untuk belajar berjalan. Biarkan telapak kakinya merasakan lantai secara langsung. Dan dengan cara ini, si kecil juga bisa mulai belajar menyeimbangkan badannya sehingga ia tidak mudah jatuh. Lain hal jika ibu memakaikan sepatu. Si kecil akan sulit untuk menyeimbangkan badan saat ia berdiri atau belajar jalan.

Ibu bisa memakaikan sepatu atau sandal saat si kecil sudah mulai tegak berdiri dan berjalan. Ia sudah tidak sering jatuh lagi. Pada kondisi seperti, memakaikannya sepatu justru disarankan agar ia naik level, yaitu terbiasa berjalan dengan memakai sepatu.

Agar ibu melakuan hal yang tepat untuk memaksimalkan perkembangan si kecil, wajib hukumnya bagi ibu untuk mencari ilmu tentang parenting. Jangan asal meniru apa yang dilakukan oleh orang tua yang lain. Bukan tidak mungkin yang ibu tiru itu tidak sesuai denga ilmu parenting. Padahal, parenting ini berdasarkan ilmu pengetahuan perkembangan bayi. Jadi, ibu pilih mana antara meniru atau belajar saja tentang parenting?

Permainan Untuk Bayi 10 Bulan

Yang pasti, baby walker bukan alat dan juga mainan yang tepat jika ibu ingin melihat si kecil cepat bisa berjalan. Lebih bijak jika ibu simpan uang yang tidak sedikit yang seharusnya digunakan untuk membeli baby walker lalu alihkan untuk membeli bola yang harganya jauh lebih murah. Dengan membeikan bola, si kecil akan mulai memainkan bola tersebut dan melemparkannya. Pada saat itu, ia akan termotivasi untuk bergerak mengambil bola tersebut dengan cara berdiri dan berjalan menuju ke bola tersebut.

Dalam hal ini, agar si kecil lebih tertarik, ibu bisa belikan beberapa bola dengan warna dan bentuk yang berbeda. Tentu saja ibu bisa membelikan mainan lainnya seperti bantal berbentuk persegi. Yang pasti, mainan tersebut mudah dipegang dan aman jika dilempar. Ibu harus tahu bayi usia 10 bulan suka sekali memegang dan melempar benda. Jadi, alangkah bijaknya jika ibu memilihkan mainan yang tidak mudah pecah dan tidak melukai.

Sebenarnya, bukan hanya permainan saja yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi usia 10 bulan. Peran ibu justru yang tak kalah penting. Perhatian harus ibu curahkan kepada si kecil. Seringlah meluangkan waktu untuk menemani si kecil bermain. Kedekatan dengan ibu sangat mempengaruhi perkembangan sang buah hati.

Jangan lupa juga untuk memberikan nutrisi yang seimbang. Karena usianya sudah mencapai 10 bulan, maka ibu harus siapkan menu MPASI yang tepat. Jangan pernah berhenti memberikan ASI, setidaknya hingga usianya mencapai 2 tahun. Dengan melakukan hal tersebut, sudah cukup untuk membuktikan bawasannya ibu ingin sekali melihat perkembangan bayi 10 bulan baik.

About Santiago Byas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *