Tag: Osteoporosis

Osteoporosis

Osteoporosis

Lelaki tidak terkena tulang keropos? Tidak janji…

Walau peluang keropos berlangsung pada 80 persen pada wanita, kekerapan pada lelaki bukannya mustahil jadi bertambah. Rokok, alkohol serta sikap hidup kurang kesibukan, dapat buat ancaman pada lelaki cukup besar. Mari ketahui, bagaimana melakukan aktivitas yang aman serta menyehatkan (tulang). Toko Herbal Online Karawang

Apa yang disebut dengan osteoporosis atau tulang keropos

Dengan konsensus internasional osteoporosis dijelaskan adalah penyakit tulang systemik dengan tanda-tanda rendahnya massa tulang serta perburukan mikroarsitektur jaringan tulang dengan konsekwensi meningkatnya kerapuhan tulang serta kecenderungan terjadinya fraktur atau patah tulang.

Tanda apa yang timbul

Osteoporosis keluar tanpa ada tanda yang ciri khas, hingga tidak diakui serta tidak di ketahui dengan tentu, terkecuali apabila sudah berlangsung nyeri tulang yang berlangsung karna “patah kecill/mikrofraktur” pada tulang.

Menabung tulang

Massa tulang puncak yaitu kondisi di mana tercapainya kepadatan tulang dengan maksimum pada akhir kematangan tulang. Gambar dibawah tunjukkan, perkembangan tulang berlangsung secara cepat pada umur 9 – 20 th.. Mengkonsumsi kalsium yang cukup pada saat perkembangan juga akan menanggung simpanan kalsium yang tinggi pada tulang. Kondisi itu jadikan tulang jadi lebih padat.
Keropos itu alamiah

Di umur melalui 45 th., dengan alamiah massa tulang perlahan-lahan alami penurunan, terlebih pada wanita yang sudah alami menopause.
Aspek resiko

Walau alamiah, ada banyak factor yang mengakibatkan keropos Departemen kesehatan (Litbang Gizi) mengatakan tujuh aspek kemungkinan yang umum berlangsung yaitu

(a) aspek keturunan/genetik ; jika ada kisah osteoporosis dalam keluarga ; peluang 60- 80 persen juga akan berlangsung osteoporosis ;

(b) wanita ; wanita menjangkau 80 persen dari jumlah peristiwa osteoporosis ;

(c) problem medis kritis ; asma, diabetes/kencing manis, hipertiroid, penyakit hati, atau rematoid arthritis, tingkatkan kemungkinan osteoporosis ;

(d) Kekurangan hormone ; menopause pada wanita serta banyak hal medis pada lelaki bisa mengakibatkan masalah hormon yang juga akan menyebabkan terjadinya osteoporosis,

(e) alkohol ; meminum alkohol yang terlalu berlebih pada dewasa muda adalah aspek kemungkinan yang seringkali berlangsung ;

(f) rokok ; bisa tingkatkan kemungkinan patah tulang belakang pada lelaki perokok 2-3 kali lebih tinggi dibanding yang bukanlah perokok ; dan

(g) minimnya kesibukan fisik, tanpa ada kesibukan fisik yang ideal tulang juga akan kehilangan kepadatannya hingga jadi rapuh.

Brosur–brosur penyuluhan membagi dalam dua kelompok, kelompok tidak bisa dikendalikan (wanita, lanjut usia, kisah osteoporosis dalam keluarga, bentuk tubuh kecil serta kurus, sebagian penyakit) ; serta aspek yang bisa dirubah (rokok, alkohol, kurang kalsium, latihan fisik, berat tubuh kurang, serta pemakaian obat)

Kesibukan fisik pada mencegah osteoporosis

Kesibukan fisik yang disarankan, baiknya adalah gabungan berupa

(1) Latihan erobik yang terbebani berat tubuh ;

(2) Latihan dengan bentrokan keras ;

(3) Latihan berolahraga untuk kemampuan ;

(4) Latihan untuk perimbangan ; latihan ini walau tidak tingkatkan kepadatan tulang, namun melindungi supaya tidak jatuh. Latihan untuk keseimbangan walau terbaik untuk umur diatas 50 th., waktu keseimbangan menyusut, latihan ini apabila dikerjakan mulai sejak awal bisa hindari atau mengecilkan kemunduran perimbangan pada lanjut usia.

(5) Latihan untuk kelenturan. Kelenturan adalah komponen yang perlu dalam program kesibukan fisik. Apabila sendi kuat serta lentur, semuanya kesibukan bisa gampang dikerjakan, serta tidak gampang berlangsung cidera.

Senam yang dikerjakan massal yang ramai sekarang ini, adalah senam untuk mencegah osteoporosis, berpedoman aturan diatas.